Cipt : P. Yustin Genohon, SVD
Dalam ziarah hidup ini,
di tengah dunia yang berubah,
Tuhan, teguhkanlah imanku,
Tuhan, teguhkanlah imanku,
jangan biarkan ku berjalan sendiri.
Tapi Tuhan, genggamlah tanganku selalu,
bimbinglah jalan hidupku.
Dalam dunia saat ini,
Dalam dunia saat ini,
penuh dengan kepalsuan.
Tuhan, biaskan sinar-Mu,
nyalakan selalu api cinta di hati ini.
Tuhan, nadar setiaku pada-Mu,
bersaksi tentang cinta-Mu, Tuhan.
Ku bersyukur pada-Mu sepanjang hidupku,
Ku bersyukur pada-Mu sepanjang hidupku,
karena cinta-Mu Tuhan tak berubah selamanya.
Ku mau bernyanyi bagi-Mu
Ku mau bernyanyi bagi-Mu
dalam melodi syair indah merdu
Puji keagungan-Mu tak berhingga selamanya.
Ku sembah Dikau Kekasihku, junjungan semesta,
Dikau Penebusku, mahkota kehidupanku.
Ku puji Dikau selamanya.
Ku mau bermazmur bagi-Mu
Puji keagungan-Mu tak berhingga selamanya.
Ku sembah Dikau Kekasihku, junjungan semesta,
Dikau Penebusku, mahkota kehidupanku.
Ku puji Dikau selamanya.
Ku mau bermazmur bagi-Mu
dalam petikan gitar dan kecapi.
Puji kebesaran-Mu tak berhingga selamanya.
Ku sembah Dikau Kekasihku, junjungan semesta.
Dikau Penebusku, mahkota kehidupanku.
Ku puji Dikau selamanya.
Puji kebesaran-Mu tak berhingga selamanya.
Ku sembah Dikau Kekasihku, junjungan semesta.
Dikau Penebusku, mahkota kehidupanku.
Ku puji Dikau selamanya.
Terbaru
Lebih lama

