-->
aOGEZI57OQn5yP1hBMFB2o83mW9XQR0xpYfzSrtQ

Seruling Samudra di Tanjung Tobirudu Lembata.

Tanjung Tobirudu adalah sebuah tanjung di Pulau Lembata yang terletak di Desa Lolong, Kecamatan Nagawutung. Selain panorama tanjung yang mempesona dengan debur ombak yang tinggi, tanjung tobirudu juga memiliki keunikan tersendiri. 

Apa sih uniknya ? 
Jawabannya, karena ada seruling samudra! 

Dikutip dari Kompasiana, seruling laut atau seruling samudra adalah fenomena yang terjadi secara alami, dimana saat hempasan ombak samudra yang besar bertubrukan dengan karang-karang yang memiliki rongga dan celah sehingga menghasilkan bunyi seperti seruling. 

Di tempat ini, seruling laut terjadi ketika air laut meghempas dinding dan lorong batu setinggi 5 meter dari permukaan air bila surut, lalu mengangkat udara disertai air melalui celah bebatuan. Pada saat udara dan air terangkat inilah, diiringi gemuruh suara yang khas. 
Seruling Samudra di Tanjung Tobirudu
Foto : Wandy Punang
Uniknya, bunyi khas nan gagah di tanjung tobirudu ini tak mengenal waktu. Saat air laut tenang atau bergelora, entah pasang naik atau pasang surut, musik alami itu setia menyapa hadirmu, menemani, hinga mengantar kepulanganmu. 

Uap air yang keluar dari sela bebatuan itu pun dapat dilihat kasat mata dan menyerupai asap. Karena inilah maka penduduk setempat menyebut tempat ini dengan sebutan Snegur, yang artinya berasap. 

Ah masa sih? Gak percaya? Cek videonya nanti di akhir artikel. 

Tak perlu gulungan ombak besar menabrak batu karang untuk mendengar gemuruhnya, karena bunyi itu akan selalu terdengar disana ketika ada dorongan air laut yang bergerak menuju dinding batu yang kokoh menantang samudra. 

Karena penasaran , saya mengukur seberapa kuat bunyinya menggunakan aplikasi android, Sound Meter namanya. Aplikasi ini menunjuk angka minimal 44 db dan maksimal mencapai 73 db. 

Angka ini saya dapat waktu ombak di tanjung ini belum dalam hempasannya yang paling dahsyat. Saat laut sawu sedang bergelora, suara alami dari sini bisa terdengar hingga 500 meter. 

Ketika berkunjung kesana, harap selalu waspada. Tempat ini masih sangat alami dan belum tersentuh pembangunan. 

Akses masuk harus menuruni tebing. Tapi tidak sulit-sulit amat kok. Traveler cewek kota aja bisa dengan santai. hahahah 

Tempat ini merupakan dinding batu tinggi menghadap samudera, dan kadang bunyi yang dihasilkan dari seruling alami ini dapat menghentakan jantung. 

Pernah ada teman yang lari ketakutan ketika pertama bertandang kesini. Bahkan ada penduduk desa ini yang masih saja takut bila melewati area itu. Yah, karena bunyi khas itu memang mengusik adrenalin. 

Pantai selatan lembata terkenal dengan gulungan ombak dan arus air laut yang ganas. Dan di tempat ini pun demikan. Harap untuk tidak snorkeling dan diving disini, apabila sobat belum berpengalaman dan tidak dalam pengawasan yang profesional. 

Saya telah menambahkan tempat ini ke dalam peta google (google map), sehingga sobat tak kesulitan untuk dapat menemukannya. Tak perlu risau menggunakan aplikasi pencari alamat itu, karena di daerah ini telah tercover sinyal internet seluler telkomsel 4G yang memadai. 

Bila sobat lupa mengisi pulsa internet, maka bisa mampir dulu untuk isi pulsa di Wandy CENTRAL di Desa Lolong, sebelum menuju ke tempat itu. Numpang promo nih.hahhaa .
Tersedia juga perbekalan yang dapat dibeli disini untuk menemanimu menikmati musik buatan tangan Tuhan itu. 

Owh ya, kalau sobat membawa perbekalan, jangan buang sampah plastiknya disana yah...plisssh! 

Seruling laut di Tanjung Tobirudu merupakan fenomena alam yang menakjubkan. Nadanya memanggil pelancong, dan kini ada yang mulai bertandang. 

Apakah sobat berencana untuk berpetualang kesini menikmati seruling samudera di pantai selatan lembata, setelah membaca tulisan dan menonton video ini? Saya tunggu kisahmu di kolom komentar. 

Cek video berikut ini.

Related Posts
Wandy Punang
Senang Belajar Otodidak

Related Posts

Post a Comment